Frank Abagnale, berfoto bersama Leonardo Dicaprio, pemeran dirinya dalam film. FOTO: Thesun
Entertainment-Bagus:
Dalam hidup, seseorang dinilai dari kerja keras, prestasi dan nilai kejujuran yang mereka usung. Namun apa jadinya jika ada orang hebat, yang berhasil meraih kesuksesan, namun dengan cara-cara tak
jujur? Berurusan dengan aparat hukum atau dipecat dari perusahaan, adalah beberapa contoh konsekuensi
yang harus dihadapi.
Berikut
ini adalah daftar empat orang kaya
raya, yang berhasil
menghimpun segudang pundi kekayaan mereka, berkat kenekatan
berbohong mengenai CV yang
diajukan.
1. Ronald Zarrella, mantan petinggi Bausch & Lomb
Dikutip
dari Telegraph.co.uk, mantan chairman dan chief
executive perusahaan pembuat lensa kontak Bausch & Lomb, Ronald Zarrella
mengaku memiliki gelar MBA dari Stern School of Business di New York University.
Beberapa tahun kemudian, sebuah portal
bisnis berhasil membogkar kebohongan Ronald, dengan menyatakan ia memang pernah
kuliah di sana namun tidak sempat lulus.
Ronald yang malu, kemudian menawarkan
diri, bersedia resign untuk sebuah uang kompensasi yang besar, namun hal ini
ditolak oleh dewan perusaahaan. Ahirnya Ronald bersikukuh tetap kerja di sana,
namun kehilangan haknya mendapatkan bonus senilai 1,1 juta dollar AS.
2. Frank Abagnale, sang pilot gadungan
Frank Abagnale adalah salah satu orang
hebat di dunia, yang sayangnya menggunakan kecerdasannya untuk aksi penipuan. Bayangkan, tanpa izasah asli,
pria ini mengaku bekerja sebagai pilot, dokter, bahkan melakukan sejumlah
tindak penipuan uang di bank.
Ia bahkan memalsukan surat kelulusan
dari Harvard University sehingga
bisa mendapat pelatihan resmi sebagai
pengacara. Bertahun-tahun diburu FBI, akhirnya pria ini tertangkap kemudian
dijebloskan ke penjara. Setelah keluar bui, Frank bekerja untuk FBI guna mengungkap
modus penipuan uang yang dilakukan penipu lain. Kisah hidup Frank yang luar biasa, kemudian difilmkan dengan judul Catch Me If You Can yang diperankan
bintang utama, Leonardo
DiCaprio.
3. Scott Thompson, mantan Petinggi Yahoo
Tahun
2012 Yahoo melepas CEO mereka Scott Thompson karena dinilai `melebih-lebihkan`
CV yang ia buat saat melamar. Lembaga penanaman modal Third Point menemukan fakta, bahwa Scott tidak mungkin memegang gelar sarjana computer science dari Stonehill
College, karena jurusan itu belum ada, paling tidak sampai empat tahun,
setelah sang mantan
bos Yahoo itu lulus.
4. Lee McQueen, pemenang Apprentice
Pria ini mengalahkan
15 kandidat lainnya untuk memenangkan kontrak pekerjaan impian, dengan gaji selangit
dari Sir Alan Sugar dalam acara reality
show The Apprentice, di
tahun 2008. Namun kemudian diketahui, bahwa Lee berbohong dalam CV yang
diajukan.
Sebelumnya, Lee mengaku pernah kuliah dua tahun dari sebuah kampus ternama,
ternyata ia hanya sempat belajar di sana dua bulan. Saat rahasianya terbongkar,
ia berkilah hanya salah menulis. Ia tak mau dianggap pembohong, karena ia memang
benar pernah belajar di kampus itu. Meski tetap mendapatkan pekerjaan impian itu,
namun ia mendapat banyak kendala setelahnya.
|