Kuil berdinding emas yang ada di Kyoto, Jepang. FOTO: Vividscreen
Entertainment-Bagus: Saat jalan-jalan ke
Negara Matahari Terbit, ada banyak tujuan lokasi wisata untuk disinggahi. Namun
jangan sampai ketinggalan menyambangi Kinkakuji, kuil Zen Buddha yang
ada di barat laut Kyoto.
Bangunan besar berdinding lapisan emas mengkilat
ini, sering pula disebut Golden Pavilion. Keindahan
tempat ini akan membius setiap mata yang memandangnya.
Kuil menawan itu berada di sisi sebuah kolam
bernama Kyokochi yang dikelilingi pohon-pohon rindang. Perpaduan warna hijau
dan kuning yang membuat lokasi ini bagaikan lukisan surgawi.
Dibangun pada tahun 1397, aslinya tempat
ini adalah tempat peristirahatan Shogun Ashikaga Yoshimitsu. Bangunan
itu adalah simbol kekayaan budaya Kitayama, dan terdaftar sebagai salah satu
warisan budaya dunia oleh Unesco pada 1994.
Setelah sang ayah tiada, anak laki-laki Yoshimitsu mengubah bangunan itu
menjadi kuil. Sayangnya pada tahun 1950, seorang biksu yang terobesi dengan
tempat ini membakarnya hingga bangunan itu luluh lantak tak bersisa.
Insiden ini kemudian dimasukkan ke dalam
novel yang ditulis Mishima
Yukio dengan judul The Golden Pavilion. Beruntung
lima tahun kemudian, bangunan tersebut dipugar ulang, dan desainnya dibuat
mirip dengan bentuk aslinya.
Arsitektur yang berbeda
Saat datang ke sana, jangan lupa membawa
kamera untuk mengabadikan keindahan kolam Kyokochi, yang dihiasi batu-batu
menonjol, tempat bagi beberapa burung bangau beterbangan. Berpindah dari satu
batu ke batu lain. Sungguh suasana pemandangan alam yang menenangkan.
Meski nama asli kuil ini Rakuonji, namun
ia lebih populer dikenal dengan sebutan Kinkakuji, karena paviliun `Kinkaku`-nya
terbuat dari emas dan menarik perhatian banyak orang.
Kuil ini terdiri dari tiga lantai, di
mana setiap lantai dirancang berdasarkan arsitektur tertentu. Bagian terbawah,
dibuat berdasarkan desain Heian yang elegan, lantai dua dibuat mirip rumah samurai,
sedangkan bagian tertinggi mirip dengan kuil Buddha.
Sebagian besar area wisata ini adalah
taman bunga yang tertata rapi. Kolam Kyokochi sendiri terdiri dari 10 pulau
kecil yang dibentuk, melambangkan penyu dan bangau, yang dipercaya akan membawa
keberuntungan.
Warna kuning yang berubah
Layaknya kuil Buddha umumnya, Kinkakuji juga memiiliki lonceng
raksasa yang boleh dibunyikan oleh wisatawan yang datang. Sayangnya meski
bangunan kuil emas adalah atraksi utama di tempat ini, para tamu tidak
diperkenankan masuk.
Mereka hanya boleh berdiri dekat bangunan,
dan dipersilahkan memotret dalam jarak aman. Uniknya, dinding lantai dua dan
tiga tempat ini dilapisi emas, yang akan memantulkan sinar matahari hingga sore
menjelang.
Waktu terbaik untuk datang ke tempat ini,
adalah saat matahari sedang berangkat ke peraduan. Sebab di momen tersebut,
warna kuning dinding kuil akan perlahan berubah oranye, seolah-olah termakan
lalap api.
|