Saturday, April 23, 2016

Terpukau Keindahan Kuil Emas Kinkakuji di Jepang

Kuil berdinding emas yang ada di Kyoto, Jepang. FOTO: Vividscreen

Entertainment-Bagus: Saat jalan-jalan ke Negara Matahari Terbit, ada banyak tujuan lokasi wisata untuk disinggahi. Namun jangan sampai ketinggalan menyambangi Kinkakuji, kuil Zen Buddha yang ada di barat laut Kyoto.

Bangunan besar berdinding lapisan emas mengkilat ini, sering pula disebut Golden Pavilion. Keindahan tempat ini akan membius setiap mata yang memandangnya. 

Kuil menawan itu berada di sisi sebuah kolam bernama Kyokochi yang dikelilingi pohon-pohon rindang. Perpaduan warna hijau dan kuning yang membuat lokasi ini bagaikan lukisan surgawi. 

Dibangun pada tahun 1397, aslinya tempat ini adalah tempat peristirahatan Shogun Ashikaga Yoshimitsu. Bangunan itu adalah simbol kekayaan budaya Kitayama, dan terdaftar sebagai salah satu warisan budaya dunia oleh Unesco pada 1994. 

Setelah sang ayah tiada, anak laki-laki Yoshimitsu mengubah bangunan itu menjadi kuil. Sayangnya pada tahun 1950, seorang biksu yang terobesi dengan tempat ini membakarnya hingga bangunan itu luluh lantak tak bersisa. 

Insiden ini kemudian dimasukkan ke dalam novel yang ditulis Mishima Yukio dengan judul The Golden Pavilion. Beruntung lima tahun kemudian, bangunan tersebut dipugar ulang, dan desainnya dibuat mirip dengan bentuk aslinya. 

Arsitektur yang berbeda

Saat datang ke sana, jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan keindahan kolam Kyokochi, yang dihiasi batu-batu menonjol, tempat bagi beberapa burung bangau beterbangan. Berpindah dari satu batu ke batu lain. Sungguh suasana pemandangan alam yang menenangkan.

Meski nama asli kuil ini Rakuonji, namun ia lebih populer dikenal dengan sebutan Kinkakuji, karena paviliun `Kinkaku`-nya terbuat dari emas dan menarik perhatian banyak orang. 

Kuil ini terdiri dari tiga lantai, di mana setiap lantai dirancang berdasarkan arsitektur tertentu. Bagian terbawah, dibuat berdasarkan desain Heian yang elegan, lantai dua dibuat mirip rumah samurai, sedangkan bagian tertinggi mirip dengan kuil Buddha. 

Sebagian besar area wisata ini adalah taman bunga yang tertata rapi. Kolam Kyokochi sendiri terdiri dari 10 pulau kecil yang dibentuk, melambangkan penyu dan bangau, yang dipercaya akan membawa keberuntungan. 

Warna kuning yang berubah

Layaknya kuil Buddha umumnya, Kinkakuji juga memiiliki lonceng raksasa yang boleh dibunyikan oleh wisatawan yang datang. Sayangnya meski bangunan kuil emas adalah atraksi utama di tempat ini, para tamu tidak diperkenankan masuk. 

Mereka hanya boleh berdiri dekat bangunan, dan dipersilahkan memotret dalam jarak aman. Uniknya, dinding lantai dua dan tiga tempat ini dilapisi emas, yang akan memantulkan sinar matahari hingga sore menjelang. 

Waktu terbaik untuk datang ke tempat ini, adalah saat matahari sedang berangkat ke peraduan. Sebab di momen tersebut, warna kuning dinding kuil akan perlahan berubah oranye, seolah-olah termakan lalap api.